Senin, 08 April 2013

Kiat-Kiat Berhenti Merokok, Di jamin 100% Anda Berhenti

Kiat-Kiat Berhenti Merokok, Di jamin 100% Anda Berhenti


Merokok adalah sebuah kebiasaan yang sangat sulit di hentikan. Para pakar anti cigaret, kafein dan narkoba Bambang Nurwanto mengatakan, bahwa “merokok adalah sebuah habit atau dikatagorikan addict negatif”, selain itu begitu gencarnya pemerintah membuat banyak iklan masyarakat yang diprakarsi oleh dinas-dinas terkait yang menyatakan bahwa dengan merokok dapat mengurangi usia manusia. Jelaslah bahwa dari sisi apapun apalagi ditilik dari sisi medis bahwa rokok sangat merugikan, dari mulai ujung filternya sampai ujung tembakaunya banyak kandungan zat-zat yang mengerikan bagi kesehatan kita. Mungkin tanpa saya paparkan satu persatupun teman-teman bisa membacanya dari barbagai referensi.

Pada tulisan ini saya Teten Iman Firmansyah lebih menyorot bagaimana kiat-kiat mudah untuk bisa berhenti merokok dalam waktu yang sangat singkat, adapun kiat-kiat tersebut saya gambarkan dengan bahasa yang mudah di cerna,
Selamat  membaca dan mengamalkannya:
  1.  Modal terbesar untuk berhenti merokok adalah “niat yang kuat” yang menyatakan pada diri sendiri bahwa kita bisa untuk berhenti, selain itu banyak membaca mengenai informasi-informasi tentang bahaya meroko dan bergaulah dengan lingkungan yang anti rokok (bukan perokok)
  2. Kurangi curhat colongan (curcol) kepada teman, pacar, ayah, ibu apalagi kepada orang yang mau melakukan bunuh diri di gedung lantai 36, saya sarankan sepertinya pantang untuk curhat tentang berhenti merokok kepada orang yang mau melakukan bunuh diri, jangan bercerita tentang hal itu tapi cegahlah dengan baik-baik orang yang punya niat demikian, laranglah sampai menyadari bahwa perilaku tersebut di  di benci Tuhan
  3. Bila dalam proses berhenti merokok, masih saja "terpincut" untuk membeli rokok atau korek dan tiba-tiba tersadar sedang dalam proses berhenti, secepatnya kembalikan rokok dan korek kepada penjualnya, bila rokok yang Anda beli 1 bungkus dan baru anda hisap 2 batang, silahkan kembalikan dan mintalah uang Anda seolah-olah Anda tidak merokoknya, studi kasus: membeli rokok 10.000 maka mintalah seharga disaat anda membeli kepada toko dimana anda membeli, coba Anda lihat reaksi dari pedagangnya, reaksi itulah yang membuahkan hasil untuk bisa berhenti merokok, dan berterima kasihlah kepada pedagang tersebut, bila Anda bisa sukses berhenti.
  4. Bila di lain waktu mendapati teman sedang merokok di depan mata, secepatnya untuk berlari sekuat-kuatnya seolah-olah sedang di kejar Polisi atau dikejar Anjing jauhkanlah posisi diri anda dari mereka lalu menghindarlah, jika bertemu kembali kondisi yang sama di sekeliling Anda berlarilah dan terus berlari, hilangkan lelah, berlarilah sekencang-kencangnya, bayangkan anda seorang atlet dunia yang berada di ajang olimpiade bersaing dengan negara-negara besar seperti Mozambik, Azerbaijan, Armenia, Vanuatu, Nauru, Tuvalu, Komoro atau Timor Leste, sedangkan  tujuan berlari selalu rumah dan sesampainya dirumah tanpa harus nonton pilem india langsung saja mandi. ulangilah rutinitas ini secara berkala atau kontinyu disaat menemukan hal yang sama karena hal ini tanpa disadari  malahan mendidik kita untuk terus berolahraga dan melupakan kebiasaan buruk yaitu merokok
  5. Usahakanlah  tidak membeli lagi rokok
  6. Usahakanlah tidak membeli lagi korek
  7. Usahakan tidak membeli asbak
  8. Usahakan tidak membeli tembakau, kertas dan filternya
  9. Usahakan  tidak lagi memungut puntung rokok di jalan
  10. Usahakan tidak lagi memungut bungkus rokok kosong di jalan
  11. Usakan tidak agi memungut tembakau bekas/kertas rokok bekas atau filter basah yang sudah di tong sampah
  12. Usahakan tidak lagi memungut abu rokok di jalan
  13. Usahakan tidak lagi memungut asbak pecah di jalan
  14. Kuatkanlah Anda untuk tidak meminta lagi rokok
  15. Kuatkanlah Anda untuk tidak meminta lagi korek
  16. Kuatkanlah tidak lagi meminta asbak
  17. Kuatkanlah tidak lagi meminta abu rokok pada teman atau pacar apalagi pada orang yang tidak sama sekali anda kenal.
  18. Apalagi mencuri korek sekaligus mencuri rokok
  19. Malah berniat mecoba mencokel atau merampok toko yang menjual rokok atau korek
  20. Hilangkan kebiasaan mengunyah tembakau, apalagi mengunyah  sambil tersenyum lebar, karena kita ketahui bahwa tembakau bukan sayur lodeh atau kolak pisang
  21. Bersabarlah, selama proses berlangsung, diupayakan kemanapun dan sejauh apapun pergi, tidak diperbolehkan memegang uang sepeserpun, karena bila  memegang uang, akan dengan mudah Anda untuk kembali membeli rokok. Bila memang, keseharian selalu tidak memiliki uang itu berarti AMAN bagi Anda
  22. Lawan jenis bisa menjadi motivasi suksesnya berhenti merokok, misal anda memiliki pacar ataw tunangan, cobalah anda merokok disaat anda berkunjung kerumahnya, mintalah bertemu dengan bapak pacar/tunangan, lalu merokoklah disaat berhadapan dengan orang tuanya, kemudian asapnya anda tiupkan ke muka orang tuanya, berulang-ulang kalau perlu puntungnya berikan dengan tenang dan penuh kehangatan lalu koreknya anda lempar kearah mereka, sepertinya kiat ini bisa berhasil membuat anda kapok untuk merokok
  23. Bila masih tetap juga ingin membeli rokok, jangan terlalu di lawan sehingga malah membuat stres, belilah..., tapi di usahakan rokok yang anda belsimpanlah rokok atau lemparlah rokok Anda secara sembarang sehingga Anda tidak tahu jatuh diruangan mana rokok tersebut, hal ini bertujuan agar posisi rokok jauh dari jangkauan Anda, anak Anda, istri Anda apalagi teman Anda yang sama-sama perokok. Karena bila menyimpan di tempat yang mudah dilihat bisa-bisa rokok Anda yang habis, oleh teman sesama perokok
  24. Diupayakan tidak main atau nongkrong di warung, apalagi warung tersebut berjualan rokok, banyak-banyak lah kongkow-kongkow di rumah sakit, tepatnya di ruangan-ruangan penuh ibu hamil, atau UGD, yang tidak di perbolehkan merokok, atau di Bandara tempat ruang tunggu.
  25. Bila tempat tinggal berdekatan dengan penjual/warung/ruko yang menyediakan/menjual rokok, usahakan untuk bisa menghindar dari keberadaan mereka, atau silahkan pindahlah tempat tinggal Anda ke tempat yang jauh dari tempat-tempat tersebut. misal di hutan belantara yang jauh dari hirukkawan  pikuk kehidupan, niatkan anda untuk hidup sendiri tanpa ada kawan apalagi lawan.
  26. Karena hemat saya, tempat yang paling aman untuk bisa menghindar dari sumber-sumber rokok yaitu POM BENSIN, banyak cara yang dapat ditempuh untuk supaya bisa selalu berada di Pom Bensin. Mungkin melamar kerja disana dan diharapkan bisa bekerja disana dan selalu minta kepada pihak manajemen supaya bisa kerja lembur atau mengganti (reserves) karyawan yang kebetulan absen bekerja, silahkan Anda terus bekerja “tong eureun-eureun” (jangan berhenti-henti, jangan malu-malu) dengan hal itu waktu Anda minim sekali untuk bisa merokok. Selain itu, agar bisa berada di tempat Pom Bensin terus,  berpura-pura hilang ingatan dan nongkronglah setiap hari di POM BENSIN bila sudah merasa lelah silahkan pulanglah dan langsung beristirahat (tidur), dan besok nya lakukan hal itu kembali
  27. Bila dirasakan masih sulit untuk berhenti merokok, upayakanlah untuk selalu merokok di tempat umum yang relatif rame, merokoklah disana lalu asapnya hambur-hamburkan ke setiap titik seolah-olah sedang mempoging orang disekitar, silahkan senyum simpul arahkan kepada orang-orang di sekeliling dan katakan “ciss” bila orang-orang disekeliling terlihat marah. Kiat poin ini bila belum Anda coba, Anda tidak akan tahu faedah didalamnya. Jadi cobalah...
  28. “Atau cara lain yang bisa di tempuh, jadilah pedagang asongan yang menjual rokok secara gratis, lalu bila ada orang yang meminta (tidak membeli karena gratis) silahkan berikan rokok tersebut, bila rokok itu sudah di bakar oleh pembeli, tariklah dengan cepat dan tangkas rokok tersebut dari dimulutnya lalu injak-injak tidak lupa anda sambil “menari-nari”,  perhatikan reaksi dari pembeli tadi, nah reaksi itulah, yang akan menuntun Anda untuk bisa berhenti merokok...(Jay-Jay Mosai/ Asep Mimad Taepudin dari Bungbulang Garut-Jabar-Republik Indonesia)
  29. Terakhir tulislah dikertas yang isinya mengenai, niat dan harapan Anda setelah berhenti merokok, rangkailah menjadi sebuah kata indah, lalu bacakanlah dengan keras sekeras-kerasnya di atap kantor Balai Desa, “sekasama dan khidmat” sampai tanpa Anda sadari masyarakat telah berdatangan mengelilingi Balai Desa memperhatikan Anda dan menepuki Anda...Cobalah Anda pasti sukses, menjadi orang yang aneh dan malah di cari orang selama hidup. Tulisan ini hanya joke belaka, dan bukan arahan untuk berhenti merokok....hehe terima kasih atas perhatian anda

Ditulis untuk sahabat-sahabat tercinta yang masih merasa sulit untuk meninggalkan rokok apalagi belum bisa meninggalkan korek;

TETEN IMAN FIRMANSYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar